Anda Perlu Panduan Sebelum Terjun Berbisnis Online

 

 abdul-1

 

Belajar Bisnis Online, Gratis vs Bayar

 

Kalau anda mau belajar bisnis online secara otodidak, dengan mencari panduan di internet

sebenarnya semua materi pelajaran banyak bertebaran.

Hanya kalau anda amati, setiap panduan yang anda temui di internet tidak diuraikan

secara sistematis dari A-Z, sehingga bagi seorang pemula yang terjun ke bisnis online

sering mengalami kebingungan sendiri, harus mulai dari mana.

Apalagi bila anda merasa gaptek, begitu banyak istilah-istilah internet yang terasa asing.

Ilmu dari kursus online seharga > 5 juta pun kalau kita telusuri di internet

bisa ditemukan secara gratis.

Masalahnya   yang gratisan biasanya tidak lengkap, hanya bahasan sekilas

tentang materi pelajaran tertentu.  Berbagai macam ilmu pengetahuan tersebar di internet gratis

(hanya koneksinya tetap bayar).

Jadi, asal mau kerja keras untuk mengumpulkannya Anda bisa belajar apapun yang anda mau.

Yang perlu anda pertimbangkan, nilai waktu dan uang; mana yang lebih berharga.

Bila uang tidak menjadi kendala bagi anda, kursus online berbayar atau beli ebook

tentunya merupakan pilihan lebih baik. Anda bisa menguasai ilmu lebih cepat dan menghemat waktu.

Sedang bagi yang tak punya banyak uang, apa boleh buat yang gratisan jadi pilihannya.

Di sini, akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menguasai ilmu yang ingin anda pelajari.

Anda harus bisa mengelola waktu anda dengan baik agar bisa belajar di online secara efisien dan efektif.

Mungkin anda bisa mempersiapkan terlebih dahulu materi-materi yang ingin anda pelajari

dengan membuat daftar pelajaran.

Perlu diingat, bahwa dunia internet ibarat samudera yang dipenuhi berbagai ikan

dalam hal ini berupa informasi. Makanya orang yang browsing di internet seperti sedang berselancar

di lautan informasi. Bila anda tidak hati-hati, anda bisa tenggelam dalam gelombang lautan informasi.

Sekarang terserah anda, mau pilih yang gratis atau bayar.

 

Mungkin anda berpikir, Mengapa Harus Membayar Untuk Sebuah eBook?

Bukankah banyak rujukan yang bisa kita cari secara gratis di Internet?

Lalu, pertanyaanya adalah apa definisi gratis itu?

Anda membuka internet, harus bayar, kecuali Anda menggunakan fasilitas kantor

atau ikut share ke teman/saudara. Kemudian, Anda membuka Google. Ya, gratis.

Kemudian Anda mengetikkan kata kunci di google, maka keluarlah ribuan, atau ratusan ribu,

atau jutaan, atau puluhan juta halaman web yang menawarkan konten yang Anda cari.

Anda buka satu per satu.

Anda dapatkan artikel yang berisi ide, nasihat, dan wawasan. Cukup puaskah Anda?

Kemudian Anda cari lagi, buka lagi halaman web dan ketemu lagi artikel lain.

Yang isinya sebagian akan sama, meski berbeda redaksi.

Mungkin ada yang berupa tips, mungkin berupa ide. Buka lagi, dan buka lagi.

Kadang menjengkelkan karena ternyata isinya sama.

Berapa lama yang Anda butuhkan untuk mendapatkan panduan lengkap dan mendetail

tentang sebuah subjek?

Itukah yang disebutkan gratis? 

Lelah menelusuri internet, memakan waktu berjam-jam,  akhir nya mulai merasa bosan dan jenuh.

 

Pada intinya, seberapa banyak pun peralatan dan ilmu yang anda beli, mustahil bisa jadi sukses dalam hitungan hari.

Kalau mau kursus online yang berbayar atau beli ebook , bayar/beli saja yang memang  anda butuhkan.

Tidak jarang orang menjadi bingung gara-gara membaca informasi yang bertentangan dari si A dan si B.

Banyak juga yang akhirnya ketagihan membaca. Akhirnya lupa untuk mengaplikasikan apa yang dibacanya.

Jadi, intinya perlu Learning by Doing

Pelajari ilmu yang benar-benar ingin anda kuasai dengan langsung mempraktekkannya. Saya rasa itu cara cepat untuk belajar sesuatu.

Dari perjalanan praktek, anda akan tahu mana yang harus dibeli atau dibayar.

Anda harus punya seorang mentor yang sesuai dengan kebutuhan anda, yang bisa membimbing dari awal.

Seperti  halnya ketika anda menempuh pendidikan dari taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi,

Demikian  pula jika anda mau memulai bisnis online, anda harus melalui tahapan-tahapan pengetahuan dasar sampai menjadi pakar.

Bayangkan, kalau anda masih TK diajar oleh seorang professor bukan ahli pendidikan, pasti anda dibikin puyeng. Bahasanya gak nyambung, ya!

Anda mungkin seorang jago bisnis di kehidupan nyata (offline). Tetapi, ketika anda mencoba terjun ke bisnis online, pasti anda juga harus belajar dulu bagaimana itu Internet Marketing.

Memang bisnis offline maupun bisnis online pada dasarnya sama aja, yaitu melakukan transaksi jual beli komoditas untuk mendapatkan keuntungan.

Yang berbeda hanya cara dan tempat di mana transaksi dilakukan.

Bila anda berbisnis offline, anda berhubungan langsung secara fisik dengan klien, produk, dan bangunan (tempat jualan).

Sedangkan dalam bisnis online, anda melakukan transaksi di dunia maya (internet) yang terhubung melalui jaringan komputer di seluruh dunia.

Di dunia bisnis online, anda tidak bertatap muka langsung secara fisik  dengan klien anda.

Tempat jualan anda diwakili oleh sebuah website, yang menjajakan produk/jasa dalam bentuk file-file digital (teks, gambar, video atau audio).

Dalam bisnis online, anda harus belajar dan  lebih banyak mempraktekkan ilmu yang didapat.(Learming by Doing)

Artinya, yang anda  pelajari ilmu yang langsung harus bisa diterapkan bukan sekadar teori, yaitu tentang  bagaimana caranya, langsung praktekkan.

Misalnya, apa langkah awal untuk memulai bisnis online?

Belajar membuat blog…. Tahu caranya, langsung praktek. Itulah yang harus anda lakukan.

Baca panduannya di sini.

 

 Langkah selanjutnya adalah

Memilih Ide Bisnis Online

 

 

Melakukan Riset Pasar

 

 

Membuat Website Untuk Bisnis Online

 

 

Mempromosikan Website Anda

 

 

 

 

 

 

 

 
 
This is a free homepage created with page4. Get your own on www.page4.com
 
Panduan Online Marketing 0